Senin, 21 Oktober 2019

Individu, Keluarga dan Masyarakat

     Assalammu'alaikum Wr.Wb, selamat datang di Blog pertama saya. Kali ini, saya akan menjelaskan materi tentang Individu, Keluarga dan Masyarakat. Pertama - tama apa yang kalian ketahui tentang Individu? Keluarga? dan Masyarakat?. Sebelum mengenal tentang Individu, Keluarga dan Masyarakat, saya akan menjelaskan tentang maksud dari Individu itu sendiri. Menurut wikipedia, Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil. Menurut Viniagustia, individu merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyataan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
   
            Pertumbuhan adalah proses yang di alami oleh makhluk hidup dengan bertambahnya ukuran, volume, maupun jumlah sel-sel yang sifatnya irreversible (tidak bisa kembali ke semula). Berikut ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu :
1)      Faktor Biologis
Semua manusia normal dan sehat pasti memiliki anggota tubuh yang utuh seperti kepala, tangan , kaki dan lainya. Hal ini dapat menjelaskan bahwa beberapa persamaan dalam kepribadian dan perilaku. Namun ada warisan biologis yang bersifat khusus. Artinya, setiap individu tidak semua ada yang memiliki karakteristik fisik yang sama.
2)      Faktor Geografis
Setiap lingkungan fisik yang baik akan membawa kebaikan pula pada penghuninya. Sehingga menyebabkan hubungan antar individu bisa berjalan dengan baik dan mencimbulkan kepribadian setiap individu yang baik juga. Namun jika lingkungan fisiknya kurang baik dan tidak adanya hubungan baik dengan individu yang lain, maka akan tercipta suatu keadaan yang tidak baik pula.
3)      Faktor Kebudayaan Khusus
Perbedaan kebuadayaan dapat mempengaruhi kepribadian anggotanya. Namun, tidak berarti semua individu yang ada didalam masyarakat yang memiliki kebudayaan yang sama juga memiliki kepribadian yang sama juga.
 Dari semua faktor-faktor  di atas dan pengaruh dari lingkungan sekitar seperti keluarga dan masyarakat maka akan memberikan pertumbuhan bagi suatu individu. Seiring berjalannya waktu, maka terbentuklah individu yang sesuai dan dapat menyesuaikan dengan lingkungan sekitar.

          Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang Keluarga. Keluarga merupakan masyarakat yang terdiri dari Kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat. Kemudian, ada beberapa fungsi dari Individu, Keluarga dan Masyarakat sebagai berikut :
Fungsi Keluarga
  • Fungsi pendidikan moral dan juga akhlak anak;
  • Fungsi sosialisasi kehidupan untuk anak;
  • Fungsi perlindungan untuk setiap anggota keluarga;
  • Fungsi perasaan dan pemberi kasih sayang antar sesama anggota keluarga;
  • Fungsi pendidikan dan juga penanaman ilmu dan praktik agama
Fungsi Individu
  •   Fungsi pemenuhan kebutuhan fisik
  •   Fungsi pemenuhan kebutuhan emosional
Fungsi Masyarakat
  •  Fungsi pemelihara pola
  •  Fungsi interaksi
  •  Fungsi untuk tujuan pencapaian tujuan
  •  Fungsi adaptasi
           Pengertian masyarakat menurut wikipedia, Masyarakat adalah sekelompok orang dalam sebuah sistem semi tertutup atau semi terbuka yang sebagian besar interaksinya adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Terdapat 2 jenis golongan dalam masyarakat yaitu : Masyarakat Non - Industri dan Masyarakat Industri.
                 Secara umum, masyarakat non - industri terbagi menjadi 2 kelompok yaitu :
Kelompok Primer
Kelompok primer yang dimaksud ini, interaksi antar anggota cenderung lebih ke " face to face group " sebab anggota kelompok sering berkomunikasi, dan bertatap muka.

Kelompok Sekunder
Sedangkan Kelompok Sekunder, lebih cenderung ke hubungan tidak langsung, seperti berkomunikasi lewat telepon, dll.

                 Hubungan Antara Individu, Keluarga dan Masyarakat
Makna Individu
Kita sebagai manusia disebut juga dengan makhluk individu karena kita sebagai manusia tidak bisa dibagi-bagi anatara jiwa dan raga kita, jadi seluruh jiwa dan raga kita menyatu menjadi satu-kesatuan.

Makna Keluarga
Keluarga adalah suatu kelompok yang penting dalam setiap individu didalam kehidupan bermasyarakat. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI), keluarga ialah seisi rumah yang terdiri dari bapak,ibu, beserta anak-anaknya. Makna keluarga mempunyai sifat-sifat tertentu dalam satuan masyarakat, yaitu :
  1. Hubungan Suami Istri
  2. Hubungan perkawinan suami-istri harus diadakan dan dipelihara
  3. Menyusun nama-nama dan mencari istilah-istilah serta menghitung keturunan.
  4. Hak dan kewajiban para anggota keluarga.
  5. Pada umumnya keluarga tinggal dalam satu rumah bersama. 
Makna Masyarakat
Makna masyarakat dalam kamus besar bahasa Indonesia ialah sejumlah manusia terikat oleh suatu kebudayaan yang merekaanggap sama.

Hubungan antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat
   Jadi, hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat ialah seorang/sejumlah manusia yang jiwa dan raga tidak dapat dibagi-bagi dan terikat oleh suatu kebudayaan adat istiadat yang sama dalam berkehidupan sosialisasi bermasyarakat.

Urbanisasi
Pengertian Urbanisasi
              Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.
Berbeda dengan perspektif ilmu kependudukan, definisi urbanisasi berarti persentase pendudukyang tinggal di daerah perkotaan. Perpindahan manusia dari desa ke kota hanya salah satu penyebab urbanisasi. Perpindahan itu sendiri dikategorikan menjadi 2 macam :
1.      Migrasi penduduk
Merupakan perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan tujuan untuk tinggal menetap di kota.
2.      Mobilitas penduduk
Merupakan perpindahan penduduk yang hanya bersifat sementara saja atau tidak menetap.
   Untuk mendapatkan suatu niat untuk hijrah atau pergi ke kotadari desa, seseorang biasanya harus mendapatkan pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi, media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.
   Pengaruh tersebut bisa dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik.
Proses Terjadinya Urbanisasi
Proses terjadinya urbanisasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :
1.      Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi
a. Kehidupan kota yang lebih modern.
b. Sarana dan prasarana kota lebih lengkap.
c. Banyaknya lapangan pekerjaan di kota.
d. Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi lebih baik dan berkualitas.

2.      Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi
a. Lahan pertanian semakin sempit.
b. Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya.
c. Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa.
d. Terbatasnya sarana dan prasarana di desa.
e. Diusir dari desa asal.
f. Memiliki impian kuat menjadi orang kaya.

3.      Keuntungan Adanya Urbanisasi
a. Memoderenisasikan warga desa.
b. Menambah pengetahuan warga desa.
c. Menjalin kerja sama yang baik antara warga suatu daerah.
d. Mengimbangi masyarakat kota dengan masyarakat desa.

4.      Akibat Adanya Urbanisasi
a. Terbentuknya suburb (tempat-tempat pemukiman baru di pinggiran kota.
b. Makin meningkatnya tuna karya (orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan     
    tetap.
c. Masalahan perumahan yang sempit dan tidak memenuhi persyaratan kesehatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar